Biru

Hari ini kulihat langit biru

tapi tak sebiru hatiku padamu

Saat kau pergi

dari hatiku

tidak dari mata, telingaku

Adakah rasa itu?

Meski hanya rasa itu hanya berupa asa, asa, dan asa?

Kau bahkan tak sempat mengenalku,

dan aku bahkan tak mengenalmu

Biarkan diriku hatiku membiru, terus membiru, dan membiru

Rasa itu biru,

sebiru langit, lautan,

dan mungkin juga sebiru senyummu padaku

~ oleh reyhaneddy di/pada Sabtu, 14 Juni 2008.

2 Tanggapan to “Biru”

  1. wedew, kak reyhan..puisinya mantaaabh!
    buat siapa tuuh??

    add link blogku dong! di anatriera.wordpress.com yach!
    ternyata pengguna wordpress juga toh
    :mrgreen:

  2. Sejak kapan jadi puitis gitu? Ato gw yg kurang mengenal lo?? ;D

Tinggalkan Balasan